Ada hal yang sulit tergantikan dari KH Hasyim Muzadi. Sebagai anggota wantimpres, beliau dikenal selalu mengingatkan ancaman ideologi Syi'ah kepada pemerintah dalam bahasa kenegaraan.
"Kita tentu bisa ikut merasakan sakit hati kaum Sunni ketika kaum Syi'ah menghujat Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq, Sayyidina Umar bin Khattab, Sayyidina Usman bin Affan, Sayyidah Aisyah, dan Sayyidah Hafsoh, bahkan sampai mengkafirkan beliau-beliau yang sangat dihormati di kalangan Sunni. Tapi kaum Sunni harus menahan diri dan selalu bergandengan dengan aparat negara", tambah Hasyim.
Ia menjelaskan, sebenarnya ada kelompok Syi'ah yang tidak menghujat para Sahabat Nabi, misalnya Zaidiyah, namun jumlahnya sangat kecil, bahkan hanya digunakan sebagai promosi (menutupi penyebaran Syi'ah Rafidhah).
"Ketegangan sosial yang diakibatkan oleh hujatan (oleh Syi'ah) ini apabila bersinggungan dengan politik kekuasaan akan terjadi kristalisasi kekuatan antar keduanya kemudian tahap selanjutnya akan terjadi konflik terbuka", katanya.
Lebih lanjut Hasyim mengatakan bahwa proses menuju konflik terbuka ini dimanfaatkan oleh banyak kaum Islamophobia (musuh Islam dunia) yang diam-diam memperparah arena konflik untuk melakukan devide et impera (pembenturan) serta mempersiapkan intervensi pemikiran/militer asing baik blok timur maupun barat atas dalih keamanan dunia.
"Inilah yang terjadi di Suriah pada saat sekarang ini. Kalau sudah sampai tahap ini, sudah tidak lagi kelihatan Sunni-Syi'ahnya, yang ada hanya penderitaan dan kehancuran kaum Muslimin dan negara Islam", katanya.
Menurutnya, hal inilah yang mendorong berbagai negara Sunni melarang pengembangan Syi'ah melalui undang-undang seperti Sudan, Malaysia, Brunei, apalagi Arab Saudi yang memang musuh bebuyutan Syi'ah.
Hasyim juga menyayangkan hukum Indonesia yang mengarah pada HAM (terkait masalah seperti Syi'ah), dimana HAM tidak melihat pada kemaslahatan negara dan umat Islam.
"Sedangkan di Indonesia semua berdasarkan HAM, tidak peduli apakah HAM tersebut menuju persatuan atau cerai berai, bahkan kehancuran Indonesia", kritiknya.
Akibatnya, Polri pun akan kehabisan langkah kalau menghadapi konflik sosial ideologis seperti ini karena tidak adanya payung hukum yang menjamin sikap Kepolisian sendiri. (Rslh/CKI)
Kamis, 16 Maret 2017
Nasehat KH Hasyim Muzadi Rahimahullah
Share this
Related Articles :
ULMWP: Pembunuhan di Nduga Menunjukkan Bahwa Kemerdekaan adalah Satu-satunya Solusi untuk West Papua Masyarakat Nduga pada hari Minggu (19/7/2020) seharian menduduki jalan ke Bandara Keneyam menuntut jenazah Selu dan Elias Karung ...
Dewan Gereja Papua: Sudah Waktunya Perindungan Damai Indonesia – ULMWP FOTO: Empat pemimpin Gereja di Tanah Papua (GIDI, Kingmi, Baptis dan GKI) saat menyampaikan permohonan pastoral kepada Peter Pro ...
Saatnya ULMWP Harus Merespon Tangisan Rakyat West Papua FOTO: Selasa, (20/10), Port Numbay - West Papua, Komite Legislatif (ULMWP) United Liberation Movement for West Papua secara res ...
Ketua dari Roh OPM adalah Benny Wenda Kini Pimpin ULMWP No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal “Ketua Resmi OPM dan ULMWP adalah Tuan Benny Wenda: ULMWP adalah Honai dan Perahu Besar Milik bang ...
Papua dalam Stigma Dunia FOTO: Orang Papua dari Suku Asmat, mereka mendiami wilayah sepanjang Laut Arafura, kampung Pirien. Foto diambil oleh Francois G ...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Dilihat
-
Pemandangan Kota Manokwari dari kejauhan. Manokwari -- Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Manokwari? Ibu kota Provinsi Papua Bar...
-
Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai (©2019 Getty Image s ) PORT VILA, Vanuatu - Pemimpin blok Oposisi Vanuatu, MP Ismae...
-
Yonas Masoka & Frits Ramandey. Keluarga Nilai Pemerintah dan Komnas HAM Bungkam Jayapura -- Hari Sabtu (10/11), sudah 17 tah...
-
Pejabat eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) antara lain Rex Rumakiek (kiri), Benny Wenda (tengah) dan Paula Ma...
-
FOTO: Para pemimpin perjuangan kemerdekaan West Papua dalam pertemuan Evaluasi Tahunan dan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-L...
-
KOKIBU - Selamat Pagi... Jika Anda Ingin membaca artikel ini lebih lanjut, silahkan klik link judul diatas atau kunjungi langsung di http:...
-
Perdana Menteri VANUATU, (H.E. Mr Charlot Salwai Tabimasmas) saat berpidato di Majelis Umum PBB (UNGA) ke-72 di New York, AS (21/09/20...
-
Ikatan Pelajar dab Mahasiswa Yahukimo (IPMY) dalam sebuah kesempatan di Makassar, Sulawesi Selatan (29/08). Makassar -- Selama k...
-
Ketika shalat malam dan shalat dhuha berusaha khusyu’ semaksimal mungkin, tetapi kita sering lalai shalat wajibnya, terkadang kurang berus...
-
KOKIBU - Selamat Sore... Jika Anda Ingin membaca artikel ini lebih lanjut, silahkan klik link judul diatas atau kunjungi langsung di http:...
0 komentar
Posting Komentar