Jayapura -- Dinas Kehutanan Provinsi Papua menangkap pick up berisikan kayu hasil penebangan liar dari kawasan cagar alam pegunungan syclop Jayapura, Selasa (17/7/2018).
Mobil pick up beserta pemilik kayu diamankan anggota polisi kehutanan (polhut) dan digiring langsung ke Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Papua.
(Simak juga, ini: Sitaan Hampir 100 Kubik Kayu Harus Berakhir di Pengadilan)
Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Yan Pugu mengatakan, pemilik kayu tidak ada surat angkutan kayu yang sah.
“barang bukti berupa kayu 25 batang yang telah dijadikan balok dengan berbagai ukuran sementara kita tahan dan akan proses sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Pugu kepada wartawan di ruang kerjanya.
Dikatakan, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada penebangan kayu dikawasan cagar alam pegunungan syclop, tepatnya dibelakang kampung buton, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
(Baca ini: Sumber Mata Air Kali Kamwolker Mulai Mengering)
Setelah itu, pihaknya membentuk tim dan melakukan survei ke tempat penebangan kayu. “kita sudah beberapa kali pergi ke tempat penebangan, tetapi tidak menemukan pemiliknya, setelah kami mendapat informasi hari ini (selasa-red) kayunya mau diangkut, maka kita langsung turun kelapangan melakukan penangkapan,”ujarnya.
Pugu menjelaskan, sesuai dengan undang-undang (UU) Nomo 18 tahun 2013 yakni setiap orang dilarang melakukan penebangan tanpa ijin dan ada sanksi berupa hukuman 1 hingga 5 tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar.
Lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap hutan syclop, sebab, hutan syclop sangat besar kontribusi kepada masyarakat di Kabupaten/Kota Jayapura.
“kita harus menjaga pegunungan Cycloop guna mengatasi krisis air di wilayah Jayapura,” urainya.
Pugu menambahkan, beberapa waktu lalu, pihaknya juga mengamankan jenis kayu sowang maupun kayu-kayu hasil operasi yang dilakukan Dinas Kehutanan Provinsi Papua dan instansi terkait.
(Baca ini: Masyarakat Diminta Jaga Cycloop dan Danau Sentani)
Ia mengatakan, Dinas Kehutanan bersama beberapa pihak terkait akan terus melakukan operasi di Kabupaten/Kota Jayapura. “Tim operasi secara rutin turun, operasi gabungan bersama Balai Besar KSDA, SPORS, Satpol PP juga LSM-LSM dan masayarakat mitra Polhut,” ujarnya.
Dengan cara begitu, kata Pugu, diharapkan pembuat arang dari kayu sowang akan berhenti karena tidak ada lagi pembeli. “Para pengusaha ikan bakar dan sate diminta menggunakan arang tempurung atau bahan baku lain, sehingga tidak menggunakan kayu sowang,” himbaunya.
Copyright ©Pasific Pos "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com
Home /
Aneh /
Berita /
Fenomena /
Islami /
Kabar /
Khasanah /
Ragam /
Terbaru /
Terkini /
Unik /
Dishut Papua Tangkap Pick Up Bermuatan Kayu Hasil Penebangan Liar
Minggu, 22 Juli 2018
Dishut Papua Tangkap Pick Up Bermuatan Kayu Hasil Penebangan Liar
Share this
Related Articles :
Petisi 1,8 Juta Rakyat Papua Bisa Dijadikan Bahan Rujukan FOTO ini dirilis Rabu, 30 Januari 2019, oleh pemimpin United Liberation Movement untuk West Papua (ULMWP), Benny Wenda. Benny We ...
Theys Eluay: Saya Dibunuh Karena Menentang Otsus FOTO: Dortheys Hiyo Eluay (Theys Eluay) Ketua Presidium Dewan Papua di masa Kongres Papu Tahun 2000 di Jayapura. No. 1 PAPUA ...
Victor Mambor: Dulu OPM, Sekarang Namanya ULMWP Jurnalis Senior Papua, Victor Mambor No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal JAYAPURA | Dalam acara webinar dengan tema Diskusi PA ...
Orang Asli Papua Jangan Berapriori Tentang OPM Gambar ilustrasi No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal By. Kristian Griapon 11 Agustus 2020 OPM dapat di alkisahkan, sebu ...
Masa Depan Orang Papua Tidak Tergantung Pada Otsus Jilid I, II, III dst - FOTO: Pdt. Esron Abisay (doc. pribadi) No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal Oleh: Pdt. Esron Abisay Masa depan orang papu ...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Dilihat
-
Pemandangan Kota Manokwari dari kejauhan. Manokwari -- Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Manokwari? Ibu kota Provinsi Papua Bar...
-
FOTO: Para pemimpin perjuangan kemerdekaan West Papua dalam pertemuan Evaluasi Tahunan dan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-L...
-
Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai (©2019 Getty Image s ) PORT VILA, Vanuatu - Pemimpin blok Oposisi Vanuatu, MP Ismae...
-
Yonas Masoka & Frits Ramandey. Keluarga Nilai Pemerintah dan Komnas HAM Bungkam Jayapura -- Hari Sabtu (10/11), sudah 17 tah...
-
Pejabat eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) antara lain Rex Rumakiek (kiri), Benny Wenda (tengah) dan Paula Ma...
-
Perdana Menteri VANUATU, (H.E. Mr Charlot Salwai Tabimasmas) saat berpidato di Majelis Umum PBB (UNGA) ke-72 di New York, AS (21/09/20...
-
GEMARIAU.COM, SIAK HULU-KAMPAR Minggu (19/2/2017) sekira pukul 04.00 wib pagi tadi, telah ditemukan seorang bayi laki-laki berusia sekita...
-
Papua merupakan pulau terbesar kedua di dunia, setelah Greenland di Denmark dan Pulau terbesar pertama di Indonesia (kalau digabung dengan ...
-
Ikatan Pelajar dab Mahasiswa Yahukimo (IPMY) dalam sebuah kesempatan di Makassar, Sulawesi Selatan (29/08). Makassar -- Selama k...
-
No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal Sumpah dan Ikrar itu terlaksana tepat pada tanggal 6 Desember 2014, di depan halaman kantor Dewan Adat...
0 komentar
Posting Komentar