Home /
Berita /
Kabar /
Piyungan Online /
PKS Piyungan /
Portal Piyungan /
Tiba-tiba Kapolri Minta Tak Ada Pengerahan Massa Soal Kasus Ahok, Cegah SERUAN JIHAD 4 November?
Selasa, 25 Oktober 2016
Tiba-tiba Kapolri Minta Tak Ada Pengerahan Massa Soal Kasus Ahok, Cegah SERUAN JIHAD 4 November?
Kapolri Minta Publik Kawal Kasus Ahok Tanpa Pengerahan Massa
Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengajak masyarakat untuk mengawal kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Namun, ia menilai, pengawasan masyarakat tidak perlu dilakukan dengan pengerahan massa.
"Kita adalah negara demokrasi, kita serahkan pada aturan main dan aturan hukum yang ada. Silahkan dikawal proses-proses hukum itu tanpa perlu untuk melakukan tekanan-tekanan dengan pengerahan massa," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/10/2016).
Hal tersebut disampaikan Tito menanggapi adanya desakan dari sejumlah organisasi massa untuk mengusut kasus penistaan agama ini dengan netral dan objektif. Mereka melakukan aksi unjuk rasa.
Tito memastikan, proses hukum yang tengah berjalan di Bareskrim terus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Saat ini, kata dia, kasus ini sudah masuk proses penyelidikan. Sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk Ahok sebagai terlapor.
Ada atau tidak adanya tekanan masyarakat melalui pengerahan massa, kata Kapolri, tidak akan berpengaruh terhadap kinerja Polri dalam menyelidiki kasus ini. Dia justru khawatir pengerahan massa hanya akan menimbulkan anarkisme.
"Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi, tidak melakukan upaya-upaya pengerahan kekuatan dan lain-lain, yang dapat berujung pada anarkistis yang akan merugikan kita semua," ucap Tito.
Link: http://ift.tt/2dCpaV7
***
Pernyataan Kapolri ini terlontar setelah beberapa hari ini ramai SERUAN JIHAD 4 NOVEMBER yang beredar luas di sosial media dimana Umat Islam Indonesia akan menggelar AKSI BELA ISLAM II "BELA AGAMA DAN NEGARA DARI PENISTA AGAMA" pada Jumat pekan depan, 4 November 2016, dengan start Masjid Istiqlal dan Menuju Istana Presiden RI dalam rangka mengawal Fatwa MUI dan mendesak Ahok Dipenjara.
(Baca: SERUAN JIHAD! 4 November Umat Islam Kepung Istana, Masa Diintruksikan Bawa Bekal dan Tulis Surat Wasiat)
AKSI UMAT ISLAM terkait Kasus Penistaan Agama yang dilakukan Ahok sudah meluas bukan hanya di Jakarta, tapi sudah meluas di daerah/daerah dan kota/kota di tanah air.
GELOMBANG AKSI ini sepertinya tidak akan surut sebelum KEADILAN HUKUM DITEGAKKAN ATAS PELAKU PENISTA AL-QURAN.
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Dilihat
-
Pemandangan Kota Manokwari dari kejauhan. Manokwari -- Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Manokwari? Ibu kota Provinsi Papua Bar...
-
Gemariau.com - Keluarga Wayan Mirna Salihin akan terus mengawal persidangan Jessica Kumala Wongso hingga tuntas. "Kami bakal terus ...
-
Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai (©2019 Getty Image s ) PORT VILA, Vanuatu - Pemimpin blok Oposisi Vanuatu, MP Ismae...
-
Perdana Menteri VANUATU, (H.E. Mr Charlot Salwai Tabimasmas) saat berpidato di Majelis Umum PBB (UNGA) ke-72 di New York, AS (21/09/20...
-
Download PEACH BLOOD 4.8 APK MOD Unlimited Coins Terbaru | Meirasoft.blogspot.com : Selamat siang good people, apa kabar? semoga hari ini s...
-
PORT MORESBY, - Menyusul sumpah Perdana Menteri ke-8 Papua Nugini ini, James Marape kemarin; Tujuh orang juru kunci kabinet mengambil sum...
-
Arnold Ap (1 Juli 1946 – Dibunuh 26 April 1984) . Kredit ilustrasi Alit Ambara (Nobodycorp). “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah ha...
-
FOTO: Para pemimpin perjuangan kemerdekaan West Papua dalam pertemuan Evaluasi Tahunan dan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-L...
-
[ portalpiyungan.com ] Entah apa yang ada dalam benak pemuda pemudi yang tergabung dalam Teman Ahok. Tanpa rasa bersalah, atau sedikit ...
0 komentar
Posting Komentar