Home /
Berita /
Kabar /
Piyungan Online /
PKS Piyungan /
Portal Piyungan /
Nahlo! Pembunuhan Munir, Cikeas Sebut Nama Mega dan Hendro
Kamis, 27 Oktober 2016
Nahlo! Pembunuhan Munir, Cikeas Sebut Nama Mega dan Hendro
[portalpiyungan.com] CIKEAS - Polemik hilangnya dokumen kasus pembunuhan aktivis KontraS Munir Said Thalib, ditanggapi serius Susilo Bambang Yudhoyono.
Menjelaskan soal dokumen hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) kematian Munir ini, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan mantan anak buahnya di Kabinet Indonesia Bersatu di Cikeas, Selasa (24/10/2016).
Hadir dalam konferensi pers tersebut, di antaranya, Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Sudi Silalahi, Mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Mantan Ketua TPF Marsudhi Hanafi, Mantan Kepala BIN Syamsir Siregar serta mantan Panglima TNI Djoko Suyanto.
"Untuk menjelaskan kasus ini saya mengundang mantan pejabat terkait di pemerintahan saya," kata SBY saat konferensi Pers di Cikeas, Selasa (24/10/2016).
Ketua Tim Pencari Fajta (TPF) kasus pembunuhan Munir Said Thalib, Marsudhi Hanafi mengatakan, keterlibatan AM Hendropriyono dalam kasus pembunuhan Munir semestinya diungkap oleh pemerintah Presiden Joko Widodo. Marsudhi menyatakan hal tersebut dalam konferensi pers di Cikeas, menyusul "isu" hilangnya dokumen TPF Munir.
Kasus ini menjadi polemik setelah pada Senin (10/10/2016) Kontras memenangkan gugatan terhadap Kementerian Sekretariat Negara terkait permohonan agar pemerintah mempublikasikan laporan tim pencari fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib. Namun setelah dicek, dokumen tidak ada di Sekretariat Negara.
Hendropriyono adalah eks kepala BIN di era Presiden Megawati, saat kasus pembunuhan Munir terjadi. Adapun Munir adalah aktivis Kontras yang diketahui tewas dalam pesawat Garuda jurusan Singapura-Belanda, 7 September 2004.
Dalam konferensi pers di Cikeas, Selasa siang kemarin, mantan presiden Susio Bambang Yudhoyono dan eks jajaran kabinetnya, menyebut dua nama dalam kasus pembunuhan Munir. Berikut ini adalah dua nama yang disebut-sebut itu.
Megawati
Membuka acara, SBY menyatakan kasus hilangnya dokumen TPF pembunuhan Munir sengaja digiring pihak tertentu agar bernuansa politis. SBY mengaku, mengamati pemberitaan dan komentar-komentar yang ada di media, sudah keluar konteks dari TPF. "Kejahatan yang mengakibatkan meninggalnya aktivis HAM Munir adalah kejahatan yang serius. Sebenarnya mencoreng demokrasi kita waktu itu," kata SBY.
SBY tidak secara terang menyebut nama Megawati, tapi “demokrasi kita waktu itu” jelas maksudnya adalah pada zaman Megawati menjabat presiden. Dan memang, Munir tewas di zaman Megawati.
Hendropriyono
Nama Hendropriyono disebut beberapa kali dan dengan jelas. Eks sekretaris kabinet, Sudi Silalahi mengatakan rekomendasi TPF kepada SBY memerintahkan kepala Polri untuk menyelidiki dugaan peran beberapa nama yang disebutkan termasuk Hendropriyono.
Namun, Sudi mengakui dari hasil penyelidikan dan penyidikan terhadap para saksi dan para terdakwa yang telah dijatuhi hukuman serta barang bukti, waktu itu tidak diketemukan keterkaitan dengan Hendropriyono.
Di tempat yang sama, Marsudhi Hanafi mengungkapkan masih ada kemungkinan keterlibatan eks kepala BIN Hendropriyono meskipun di era SBY belum ditemukan keterlibatannya. “Waktu itu. Ingat, ada kata waktu itu. Kalau sekarang ada silakan saja. Coba baca kalimatnya, ‘waktu itu, saat itu’, kalau sekarang ada ya kenapa tidak," kata Marsudhi.
Dia menambahkan, ada atau tidaknya keterlibatan Hendropriyono semestinya diungkap oleh pemerintah Presiden Joko Widodo.
Pertanyaannya sekarang: Apa Presiden Jokowi mau dan berani, mengingat Hendropriyono termasuk salah seorang penyokong utama Jokowi?
Sumber: Rimanews
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Dilihat
-
Pemandangan Kota Manokwari dari kejauhan. Manokwari -- Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Manokwari? Ibu kota Provinsi Papua Bar...
-
Gemariau.com - Keluarga Wayan Mirna Salihin akan terus mengawal persidangan Jessica Kumala Wongso hingga tuntas. "Kami bakal terus ...
-
Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai (©2019 Getty Image s ) PORT VILA, Vanuatu - Pemimpin blok Oposisi Vanuatu, MP Ismae...
-
Perdana Menteri VANUATU, (H.E. Mr Charlot Salwai Tabimasmas) saat berpidato di Majelis Umum PBB (UNGA) ke-72 di New York, AS (21/09/20...
-
Download PEACH BLOOD 4.8 APK MOD Unlimited Coins Terbaru | Meirasoft.blogspot.com : Selamat siang good people, apa kabar? semoga hari ini s...
-
PORT MORESBY, - Menyusul sumpah Perdana Menteri ke-8 Papua Nugini ini, James Marape kemarin; Tujuh orang juru kunci kabinet mengambil sum...
-
Arnold Ap (1 Juli 1946 – Dibunuh 26 April 1984) . Kredit ilustrasi Alit Ambara (Nobodycorp). “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah ha...
-
[ portalpiyungan.com ] Entah apa yang ada dalam benak pemuda pemudi yang tergabung dalam Teman Ahok. Tanpa rasa bersalah, atau sedikit ...
-
Download Kritika Wrath of The Pirate King Mod Apk Hack Update Terbaru | Meirasoft.blogspot.com : Satu lagi nih gaess Game RPG yang paling h...
0 komentar
Posting Komentar