Home /
Berita /
Kabar /
Piyungan Online /
PKS Piyungan /
Portal Piyungan /
ISRAEL Negara RASIS! PM Israel Perintahkan Penggalian Masjidil Aqsha
Rabu, 26 Oktober 2016
ISRAEL Negara RASIS! PM Israel Perintahkan Penggalian Masjidil Aqsha
Israel tidak diragukan lagi adalah negara yang didirikan atas prinsip rasisme dan diskriminasi agama.
Tipikal sebagai negara yang arogan, negara Zionis tersebut merespon resolusi UNESCO yang menegaskan tidak adanya kaitan historis antara Yahudi dengan Majidil Aqsha dengan:
1. Memerintahkan atas nama negara untuk melakukan ekskavasi arkeologis dibawah Masjidl Aqsha untuk mencari keterkaitan sejarah situs suci umat Islam ini dengan warisan Yahudi.
2. Mewajibkan kepada semua pemuda Israel untuk terlibat dalam proyek ekskavasi sebelum mengikuti wajib militer.
Tidak tanggung-tanggung, secara pribadi PM Netanyahu menyatakan terlibat secara pribadi proyek suci ala Yahudi ini.
PM Israel Benyamin Netanyahu kemarin (24/10) menyatakan akan ikut serta dalam pekerjaan ekskavasi Yahudi dibawah Masjid al Aqsha, ungkap Quds Net.
Pernyataannya tersebut disampaikan sebagai respon atas resolusi final UNESCO yang menolak keterkaitan Yahudi dengan Masjid al Aqsha.
Pemerintah Israel menyerukan dilakukan pencarian peninggalan Yahudi atas Masjid Al Aqsha dan Yerusalem dengan menganggapnya sebagai “misi nasional”. Mereka setuju dengan rencana menjamin semua warga Israel ambil bagian dalam ekskavasi sebelum memasuki masa wajib militer.
Saya, bayangkan jika mobilisasi semacam ini terjadi di negeri Muslim, apa kira-kira reaksi dunia?
Sementara dalam potret lain, negara-negara Muslim di Timur Tengah saling berperang dan membunuh satu sama lain untuk semata menunjukkan siapa yang paling benar diantara mereka, dan sebagian mereka masih sibuk dalam pencarian definisi yang naif "siapa yang patut menjadi musuh?"
Maka ada benarnya komentar Menhan Israel Lieberman yang rasis itu,
Sindirnya, “Apapun namanya, Musim Semi atau Musim Gugur Arab dan kami tidak ada kaitan apapun dengan hal itu. 99 persen korban dan pertumpahan darah terjadi antar Muslim sendiri, dan bukan dengan Israel.”
Kita lihat apakah ada respon dunia Islam atas proyek ekskavasi dan mobilisasi keagamaan di Israel sekarang ini secara memadai, sebagaimana reaksi dunia Islam atas pembakaran Masjidil Aqsha pada 1969, yang melatari berdirinya OKI.
Kita tunggu saja..
(Ahmad Dzakirin)
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Dilihat
-
Pemandangan Kota Manokwari dari kejauhan. Manokwari -- Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Manokwari? Ibu kota Provinsi Papua Bar...
-
Gemariau.com - Keluarga Wayan Mirna Salihin akan terus mengawal persidangan Jessica Kumala Wongso hingga tuntas. "Kami bakal terus ...
-
Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai (©2019 Getty Image s ) PORT VILA, Vanuatu - Pemimpin blok Oposisi Vanuatu, MP Ismae...
-
Perdana Menteri VANUATU, (H.E. Mr Charlot Salwai Tabimasmas) saat berpidato di Majelis Umum PBB (UNGA) ke-72 di New York, AS (21/09/20...
-
Download PEACH BLOOD 4.8 APK MOD Unlimited Coins Terbaru | Meirasoft.blogspot.com : Selamat siang good people, apa kabar? semoga hari ini s...
-
PORT MORESBY, - Menyusul sumpah Perdana Menteri ke-8 Papua Nugini ini, James Marape kemarin; Tujuh orang juru kunci kabinet mengambil sum...
-
Arnold Ap (1 Juli 1946 – Dibunuh 26 April 1984) . Kredit ilustrasi Alit Ambara (Nobodycorp). “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah ha...
-
FOTO: Para pemimpin perjuangan kemerdekaan West Papua dalam pertemuan Evaluasi Tahunan dan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-L...
-
[ portalpiyungan.com ] Entah apa yang ada dalam benak pemuda pemudi yang tergabung dalam Teman Ahok. Tanpa rasa bersalah, atau sedikit ...
0 komentar
Posting Komentar