| Asisten Pelatih Detroit Piston, Tim Hardaway |
Foxsport melaporkan, Hardaway telah mengakui bersalah, karena mengemudi dengan kadar alkohol yang berlebihan dalam darah. Saat dilakukan pemeriksaan kadar alkohol yang terdapat dalam darahnya adalah 0,17 persen. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari batasan yang diperbolehkan.
"Ini adalah situasi yang tidak baik, dan membuat tim akan terasa sangat buruk. Saya akan berbicara dengan pemilik Pistons, Tim Gores. Dan kami akan jalan terus," kata Pelatih Detroit Pistons, Stan Van Gundy .
Sanksi yang diterima oleh Hardaway ini akibat kejadian pada April lalu. Ia ditangkap dalam keadaan mabuk pada 23 April 2016 oleh Polisi Beverly Hills.
Sebelum mendapatkan sanksi larangan mendampingi Pistons dari NBA, Hardaway juga mendapatkan hukuman percobaan. Ia dihukum 18 bulan percobaan, dan 10 hari bekerja sosial pada September, dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pistons akan bertemu Orlando Magic pada laga perdana NBA, 26 Oktober 2016 mendatang. Hardaway akan kembali mendampingi tim pada 1 November 2016, ketika bertemu New York Knicks. (***)
0 komentar
Posting Komentar